Jangan Salah! Kenali 8 Perbedaan Besi dan Baja Berikut Ini

perbedaan besi dan baja

Jika dilihat sekilas, menang besi dan baja hampir sama. Namun, apabila Anda tinjau lebih dalam, terdapat sejumlah perbedaan besi dan baja. Mulai dari bahannya, material pembentukannya hingga harganya pun berbeda.

Supaya Anda tidak keliru, pahami perbedaan dari kedua benda ini. Anda juga dapat mengetahui alasan di balik para konstruktor memakai benda tersebut saat pembangunan rumah atau gedung. Jadi, simak bacaan di bawah ini.

Apa Perbedaan Besi dan Baja?

Apa Perbedaan Besi dan Baja?
Foto: Liputan6.com

Kedua benda ini terkenal sekali dalam dunia pembangunan. Material ini sangat kokoh, sehingga dimanfaatkan dalam berbagai pembangunan gedung bertingkat, rumah hingga pembuatan alat kendaraan. Berikut 8 perbedaan dari besi dan baja, yaitu:

1. Material Pembentuknya

Tahukah Anda bahwa terdapat material yang terbuat dari proses alami dan buatan, loh! Proses alami adalah proses yang secara alami bahan pembuatannya telah ada di alam.

Sedangkan pada proses buatan, Anda terlebih dahulu mencampurnya dengan bahan lain untuk menghasilkan sesuatu yang Anda inginkan.

Besi adalah contoh dari material yang terjadi karena proses alami. Jika Anda masih ingat dengan pelajaran kimia kelas X. Dalam kimia besi terkenal dengan nama unsur ferum atau Fe.

Material ini terbuat dari bijih besi yang dapat Anda ambil dari tambang kemudian diolah. Jika tidak langsung diolah, besi akan bereaksi dengan oksigen di udara. Sehingga menghasilkan proses yang disebut pengkaratan. Akibatnya, besi selalu berwarna coklat atau merah.

Sedangkan baja adalah material buatan yang terbuat dari berbagai unsur. Adapun unsur yang membentuk baja antara lain besi, karbon, mangan, fosfor, sulfur, silikon, alumunium, nitrogen, dan oksigen.

Baca Juga:  8 Inspirasi Warna Cat No Drop untuk Kamar Tidur Estetik Terbaik

Unsur-unsur tersebut dicampur kemudian Anda olah menjadi baja. Maka dari itu, baja memiliki kelebihan dan kekuatan yang berbeda dengan besi.

Material untuk pembuatan baja memang banyak sekali, jadi tidak heran kalau baja lebih berat dibandingkan dengan besi saat dipegang.

Itulah perbedaan besi dan baja jika Anda tinjau dari material pembentukan. Selanjutnya mari kita bahas penggunaan besi dan baja dalam kehidupan sehari hari.

2. Penggunaan Besi dan Baja

Penggunaan Besi dan Baja
Foto: Blog Indonetwork

Apakah Anda tahu besi dan baja ini mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari? Besi adalah salah satu material yang sering dipakai dalam pembangunan, mesin pada kendaraan, dan perkakas dapur.

Besi yang dipakai pada peralatan rumah tangga yaitu jenis besi stainless steel. Material ini memiliki kekurangan yaitu mudah berkarat. Oleh karena itu, Anda harus tahu cara menghilangkan karat pada besi.

Caranya, Anda perlu menggabungkan asam lemon dengan abrasivitas yang dimiliki garam. Cara itu dapat mengangkat bintik bintik karat kecil dengan mudah.

Anda dapat menutupi bagian yang berkarat dengan garam. Kemudian beri perasan lemon pada atas garam.

Tunggu selama dua jam agar reaksi antara lemon dan garam sempurna. Lalu gosok menggunakan kawat atau kulit lemon. Nah, perkakas dapur kembali seperti semula dan tahan lama.

Sedangkan, baja dipakai dalam pembuatan mobil, kereta api beserta relnya. Pembuatan jalan dan jembatan pun menggunakan baja sebagai rangkanya agar tahan lama.

3. Perbedaan Kekuatan

Perbedaan besi dan baja selanjutnya terletak pada kekuatan. Berdasarkan tingkat kekuatan dua material ini, jelas baja memiliki kekuatan yang lebih kuat daripada besi. Bahkan, bisa jadi lebih dari seribu kali lipat kekuatannya.

Penjelasan tersebut didasarkan pada kandungan dari baja yang lebih banyak ketimbang besi, meskipun sama-sama mengandung karbon.

Baca Juga:  7 Inspirasi Model Plafon Miring Mengikuti Bentuk Genteng

Selain itu, besi memiliki keelastisan yang lebih tinggi dibandingkan baja. Maka dari itu, baja lebih kaku ketika Anda pegang.

4. Harga Material

Besi dan baja mempunyai jenis, ukuran, hingga harga yang berbeda. Banyak sekali jenis besi baja. Biasanya, orang-orang memakai besi berongga atau biasa disebut besi beton atau hollow.

Banyak sekali ukuran besi hollow di pasar, ada yang 6 mm hingga 12 mm. Selain itu, banyak juga bentuknya mulai dari segi empat hingga pipa kotak.

Menurut Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP) mengenai harga bahan bangunan, besi dan baja memiliki harga sebagai berikut, yaitu:

  1. Harga besi beton 8 mm Rp44.900,00/ batang
  2. Besi beton 10 mm Rp66.000,00/ batang
  3. Besi beton 12 mm Rp97.000,00/ batang
  4. Harga besi beton 6 mm Rp28.000,00/batang

Selain itu, untuk baja memiliki harga yang bervariasi dan lebih tinggi daripada besi. Pasalnya, memang bahan pembuatan baja yang lebih banyak. Berikut kisaran harga baja di pasaran,yaitu:

  1. Baja reng TS. 40.35 harganya yaitu Rp62.300,00/batang
  2. Baja Kaso harganya berkisar Rp126.000,00/batang
  3. Baja Kaso C. 75.70 harganya Rp118.800,00/batang
besi baja
Dapatkan besi baja berkualitas dengan harga diskon khusus bulan ini di Ukur!

5. Temperatur Peleburan

Perbedaan baja dan besi juga dapat Anda lihat dari temperatur saat kedua material tersebut dileburkan. Ketika peleburan baja, Anda membutuhkan suhu diatas 15.500 derajat celcius.

Sedangkan, suhu untuk meleburkan besi sebesar 1.300-14.000 derajat celcius. Perbedaan ini sangat jelas terlihat dari bunga api saat material ini di gerinda. Percikan bunga api pada baca lebih kecil dibandingkan besi.

Percikan tersebut bermanfaat bagi Anda yang ingin tahu komposisi karbon dalam suatu logam. Semakin banyak logam yang terkandung di dalamnya, maka semakin besar percikan apinya.

Baca Juga:  11 Merk Cat Terbaik untuk Plafon Gypsum Beserta Tips Memilihnya

6. Permukaan

Dari sisi permukaan dari besi dan baja terdapat perbedaan yang mencolok. Besi memiliki permukaan yang berkarat. Sementara baja memiliki permukaan yang mengkilap, meski digunakan dalam waktu yang lama.

Dengan mempertimbangkan permukaan dua material tersebut, Anda dapat memilihnya sesuai kebutuhan.

7. Bunyi Suara

Baja dan besi menghasilkan bunyi yang berbeda. Besi juga memiliki ciri dapat meredam getaran suara karena mengandung logam. Besi ketika dipukul dengan palu tidak begitu nyaring.

Sedangkan baja, saat Anda pukul dengan palu pasti akan menghasilkan suara “trang” yang sangat jelas. Dari karakteristik ini, Anda dapat dengan mudah membedakan antara besi dan baja.

8. Ketersediaan di Pasaran

Jika Anda lihat dari ketersediaannya di pasar, besi lebih mudah Anda temukan daripada baja. Karena besi merupakan material alami yang selalu ada di alam, sehingga tidak mudah habis.

Sedangkan, baja adalah material buatan yang pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama karena prosesnya panjang. Itulah beda besi dan baja yang bisa Anda perhatikan dengan teliti agar tidak salah memilih.

beli besi beton di Ukur
Belanja besi beton di Ukur, Bisa cicil 0% sampai 12 bulan!

Sudah Tahu Perbedaan Besi dan Baja?

Ada banyak sekali perbedaan antara baja dan besi. Namun, keduanya tentu memiliki peran penting sebagai material bangunan. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih besi atau baja sesuai kebutuhan. Selain itu, Anda juga harus membeli besi dan baja di tempat yang terpercaya.

Jika Anda butuh besi & baja berkualitas tinggi dengan harga ekonomis, Ukur.com menjadi solusi yang tepat. Tak hanya itu, Anda juga bisa menemukan segala kebutuhan pembangunan rumah maupun gedung, seperti Material Konstruksi, Dinding & Plafon, Pintu & Jendela, hingga Elektronik.